AdaApa – 08 Oktober 2026 | Pada leg kedua final Piala AFF 2026 di Stadion My Dinh, Hanoi, pada Rabu 26 Agustus 2026, Timnas Thailand hanya mampu mengamankan hasil imbang 2-1, sehingga Vietnam mengangkat trofi dengan agregat 4-2 setelah kemenangan 2-0 di leg pertama.
Kepemimpinan Madam Pang dan Dampaknya
Sejak awal 2024, Nualphan Lamsam—yang lebih dikenal dengan sebutan “Madam Pang”—menjabat sebagai ketua Federasi Sepak Bola Thailand (FAT). Di bawah arahnya, skuad senior Thailand tidak berhasil menjuarai Piala AFF pada edisi 2024 maupun 2026, keduanya berakhir dengan kekalahan di partai final melawan Vietnam.
Catatan Kompetisi Senior dan U-123
Prestasi timnas senior semakin memudar ketika pada Piala ASEAN FIFA 2026 mereka harus menelan kekalahan di final melawan Timnas Indonesia. Setelah waktu tambahan berakhir 2-1, Indonesia menang lewat adu penalti 4-1. Pada SEA Games 2025, Thailand kalah di final melawan Vietnam, dan pada Piala Asia AFC U-123 2026 skuad muda tidak berhasil lolos fase grup, menandai kemunduran Thailand di level U-123.
Baca Juga: Spanyol Menang 1-0 atas Argentina di Final Piala Dunia 2026, Gol Penentu Ferran Torres
Prestasi Terbatas dan Fokus pada King’s Cup 2026
Selama periode kepemimpinan Madam Pang, satu-satunya trofi utama yang berhasil diraih Thailand adalah Piala Raja 2025. Target empat medali emas pada SEA Games 2025 tidak tercapai; tim pulang tanpa medali sama sekali. Tim putri Thailand kini berada di posisi tertinggal di belakang Vietnam dan Filipina dalam peringkat regional. Meski demikian, Thailand masih memegang rekor terbanyak gelar Piala AFF dengan tujuh kali juara, sementara pesaing terdekat, Singapura dan Vietnam, masing-masing memiliki empat gelar.
Untuk mengembalikan kebanggaan, FAT menggelar King’s Cup 2026, turnamen buatan asosiasi yang akan diselenggarakan 9-17 November 2026. Peserta yang telah dikonfirmasi meliputi Oman, Bahrain, dan Tajikistan.
- Oman
- Bahrain
- Tajikistan
Reaksi Publik dan Rencana Masa Depan
Setelah kegagalan di final AFF 2026, Nualphan Lamsam secara resmi meminta maaf kepada suporter, pemain, klub, dan seluruh masyarakat Thailand, serta berjanji melakukan evaluasi menyeluruh. Kritik publik pun memuncak di media sosial, termasuk halaman Facebook pribadi Madam Pang, terutama setelah ia mempublikasikan video perayaan pemain saat unggul 2-1 dalam final Piala ASEAN FIFA 2026—video yang dianggap terlalu cepat berpuas diri.
Baca Juga: Maarten Paes Bantu Garuda Raih Trofi Pertama dalam 35 Tahun di FIFA ASEAN Cup 2026
Wakil kapten Timnas Thailand, Sarach Yooyen, menegaskan kesiapan dirinya untuk membela negara bila dipanggil pelatih. Ia menilai King’s Cup 2026 sebagai peluang penting untuk meraih trofi di kandang sendiri setelah kekecewaan di AFF 2026 dan FIFA ASEAN Cup 2026. Sarach juga memuji intensitas FIFA ASEAN Cup 2026, menyebutnya lebih kompetitif dibandingkan Piala AFF 2026 dan memberikan manfaat besar bagi perkembangan sepak bola Thailand.
Dengan evaluasi internal dan fokus pada King’s Cup, FAT berharap dapat mengembalikan posisi Thailand sebagai raja sepak bola Asia Tenggara.