AdaApa
Categories
Sepak Bola

Tanjung Verde vs Rwanda: Jadwal, Statistik, dan Debut Pelatih Baru di Kualifikasi AFCON 2027

Oleh Arif Sutoro • 30 September 2026 • 3 menit baca
Tanjung Verde vs Rwanda: Jadwal, Statistik, dan Debut Pelatih Baru di Kualifikasi AFCON 2027

Tanjung Verde menjamu Rwanda pada 29 September 2026 di Stadion Nasional Cabo Verde, menandai debut pelatih baru Humberto Bettencourt di kualifikasi AFCO...

AdaApa – 30 September 2026 | Pada Selasa, 29 September 2026 pukul 12.00 ET, Stadion Nasional Cabo Verde di Praia menjadi arena bagi Tanjung Verde yang akan melawan Rwanda dalam pertandingan kedua grup K kualifikasi Piala Afrika 2027.

Statistik Kualifikasi Grup K Sebelum Pertemuan

Tanjung Verde memulai fase grup dengan kekalahan 1-3 di kandang Mali pada 26 Maret di Stadion 26 Maret, Bamako. Gol pertama Mali dicetak oleh Ange Martial Tia pada menit kelima, kemudian Sidny Lopes Cabral menyamakan kedudukan untuk Tanjung Verde pada menit ke‑10, sebelum Nene Dorgeles menambah dua gol penentu kemenangan Mali.

Setelah kekalahan itu, Tanjung Verde menempati posisi paling bawah di klasemen Grup K tanpa poin, setara dengan Liberia yang juga belum mencatatkan skor.

Baca Juga: Maroko Raih Kemenangan 2-1 atas Lesotho di Kualifikasi AFCON 2027, Pimpin Grup A

Rwanda, di sisi lain, meraih tiga poin dengan kemenangan 3-1 melawan Liberia di Stadion Amahoro, Kigali, di mana golnya datang dari Abeddy Biramahire, Leroy‑Jacques Mickels, serta penalti yang dijalankan Joy‑Lance Mickels.

Grup K tidak mencakup tiga negara tuan rumah Piala Afrika 2027—Kenya, Tanzania, dan Uganda—yang otomatis lolos. Oleh karena itu, dua tim teratas pada akhir babak kualifikasi akan langsung mengamankan tiket ke putaran final.

Pertandingan ini menandai debut pelatih Tanjung Verde, Humberto Bettencourt, yang menggantikan Pedro Leitao Brito setelah pelatih lama mengundurkan diri demi menerima tawaran klub di Republik Ceko; sebelumnya Bettencourt pernah menjabat sebagai staf pelatih tim nasional.

“Ini adalah kehormatan besar dan, tentu saja, tanggung jawab yang sangat besar. Saya telah menjadi bagian dari proyek ini selama beberapa tahun, jadi saya mengenal grup ini dengan baik, begitu pula pekerjaan yang telah dilakukan dan semua yang telah kita bangun bersama,” ujar Humberto Bettencourt.

Baca Juga: Sebastiano Esposito Debut di Timnas Italia, Bersaudara Cetak Sejarah 4-1 Atas Turki

“Tantangan utamanya adalah memahami bahwa apa yang telah kita capai harus memotivasi kita, bukan mengarah pada kepuasan diri. Kita telah membuat sejarah dan harus menghargai perjalanan itu, tetapi dalam sepak bola, Anda harus selalu melihat ke depan untuk apa yang akan datang berikutnya,” tambahnya.

“Jika saya harus memilih satu gambar, itu adalah tim yang berkumpul di lapangan, di samping bendera kita dan para pendukung kita. Itu adalah gambar yang melampaui hasil, karena itu mewakili para pemain, staf pelatih, rakyat Tanjung Verde, dan seluruh diaspora kita,” kata Bettencourt.

“Hal pertama yang saya lakukan adalah berterima kasih kepadanya atas semua yang telah dia lakukan untuk Tanjung Verde dan atas kepercayaan yang s” (kutipan tidak lengkap).

Dengan persiapan yang matang, Tanjung Verde berharap dapat mengubah nasibnya dan merebut poin pertama melawan Rwanda, sementara Rwanda berambisi mempertahankan momentum kemenangan untuk mengamankan posisi teratas grup.

Ditulis oleh Arif Sutoro
Share: WhatsApp Facebook X

Jadi yang pertama berkomentar

Scroll to Top