AdaApa
Categories
Internasional

Mufti Agung Saudi Serukan Tentara Siap Korbankan Nyawa Lawan Houthi

Oleh Ahmad Wijaya • 27 September 2026 • 3 menit baca
Mufti Agung Saudi Serukan Tentara Siap Korbankan Nyawa Lawan Houthi

Mufti Agung Saudi menyerukan tentara siap mengorbankan nyawa melawan Houthi, menegaskan perlindungan wilayah dan dukungan pemerintah Yaman.

AdaApa – 27 September 2026 | Pada Kamis, 24 September 2023, Mufti Agung Saudi, Sheikh Saleh bin Fawzan Al Fawzan, mengirimkan pernyataan melalui kantor berita pemerintah Saudi. Pernyataan tersebut ditujukan khusus kepada prajurit yang bertugas di wilayah perbatasan Saudi.

Al Fawzan menegaskan bahwa menjaga keamanan negara ini serta memberi sanksi kepada siapa saja yang mencoba menginjak bahkan sekecil apapun wilayahnya adalah kewajiban utama, yang dapat menuntut pengorbanan nyawa demi keridhaan Tuhan. Ia mengutip ayat‑ayat Al‑Qur’an dan hadis Nabi Muhammad untuk menegaskan kewajiban mendukung pemerintah Yaman yang diakui secara internasional.

Al Fawzan menyatakan bahwa mendukung pemerintah Yaman merupakan “salah satu kewajiban yang paling mendesak.” Ia memohon kepada Allah agar melindungi Saudi dan Yaman dari segala ancaman serta berharap agar kelompok Houthi beserta semua pendukungnya mengalami kekalahan mutlak.

Baca Juga: OKI Kecam Serangan Drone Houthi ke Makkah: Serangan Keji dan Tanggapan Saudi

Pada saat itu, pasukan Houthi meluncurkan rangkaian serangan menggunakan rudal dan drone menuju wilayah Saudi, dan Saudi menanggapi dengan operasi udara yang menargetkan posisi Houthi di Yaman. Dua minggu sebelumnya, pasukan pemerintah Yaman tidak lagi menguasai jalur pelayaran strategis Bab‑el‑Mandeb, sebuah kemunduran yang memberi dampak signifikan bagi Saudi yang telah terlibat dalam konflik Yaman sejak 2015.

Konflik Yaman telah berlangsung sekitar 12 tahun; gencatan senjata diadakan pada 2022, namun kekerasan kembali meningkat dalam beberapa minggu terakhir. Konflik ini terkait dengan Iran, yang diduga mendukung Houthi.

Saudi menayangkan rekaman di televisi pemerintah yang menunjukkan serangan Houthi terhadap sebuah masjid di selatan Yaman, dan menganggapnya sebagai tuduhan terhadap Houthi.

Al Fawzan menegaskan bahwa para prajurit di garis depan wajib selalu berada dalam kesiapan penuh untuk menjalankan tugas, mematuhi perintah atasan serta komandan lapangan, dan menunaikan arahan dengan ketelitian tertinggi, sebagaimana Allah SWT memerintahkan para sahabat Nabi. Ia juga menegaskan bahwa para prajurit harus meneladani jejak para sahabat Nabi dengan melindungi situs‑situs suci umat Muslim.

Baca Juga: Iran Siap Buka Selat Hormuz dalam 7 Hari Jika AS Setuju

Houthi menyatakan bahwa mereka telah menembakkan rudal balistik, rudal jelajah, serta drone menuju Riyadh dan instalasi Aramco di Yanbu. Juru bicara militer Houthi menyampaikan bahwa mereka melancarkan dua operasi militer khusus sebagai respons terhadap serangan Saudi: operasi pertama menargetkan fasilitas strategis di Riyadh, sementara operasi kedua mengincar instalasi Aramco di Yanbu.

Saudi mengumumkan bahwa mereka berhasil menetralkan enam rudal balistik yang ditujukan ke Taif dan Yanbu. Pemerintah Saudi belum memberikan konfirmasi mengenai kerusakan atau korban jiwa di Riyadh. Sementara itu, operasi udara terus diarahkan ke posisi Houthi di Yaman.

Dengan seruan spiritual dan perintah militer yang kuat, Al Fawzan memperkuat narasi keagamaan dalam menghadapi Houthi, menegaskan bahwa prajurit harus menjadi pelindung wilayah dan tempat suci umat Muslim. Sementara itu, eskalasi konflik tetap menjadi fokus utama di kawasan, dengan potensi dampak lebih luas pada stabilitas regional.

Ditulis oleh Ahmad Wijaya
Share: WhatsApp Facebook X

Jadi yang pertama berkomentar

Scroll to Top