AdaApa – 29 September 2026 | Lionel Messi menutup karier internasionalnya setelah memimpin Argentina ke final Piala Dunia 2026 di Amerika Utara, di mana Spanyol mengalahkan timnya 1‑0 lewat gol extra time yang dicetak oleh Ferran Torres.
Momen Emosional Lamine Yamal dan Penghargaan kepada Messi
Sesaat setelah peluit akhir berbunyi, pemain muda Barcelona, Lamine Yamal, menghampiri Messi di tengah lapangan. Dengan mengucapkan, “Saya mengucapkan terima kasih atas semua yang telah Anda berikan kepada sepak bola,” Yamal menyatakan rasa terima kasihnya. Dia menekankan bahwa pelukan serta kata‑kata itu lahir dari hati, bukan demi pencarian sorotan, seperti yang ia katakan: “Saya tidak melakukan berbagai hal hanya agar terlihat bagus di depan kamera foto, hal itu benar‑benar datang dari dalam diri saya sendiri.”
Selain itu, Yamal menegaskan identitasnya dengan menolak perbandingan kepada sang legenda, menyatakan: “Saya hanya ingin menjadi Lamine, saya tidak ingin menjadi Messi.” Dalam sebuah wawancara, ia mengungkapkan bahwa Messi pernah memandikannya saat masih bayi, foto tersebut sempat diposting di Facebook dan kemudian dihapus.
Messi, yang sejak lama dianggap sebagai mentor bagi Yamal dan dijuluki “GOAT” serta legenda Argentina, menjadi sosok inspiratif yang menandai transisi generasi dalam sepak bola dunia.
Rencana Kembalinya Messi ke Barcelona dan Renovasi Camp Nou
Setelah menutup babak internasional, Messi diproyeksikan kembali ke Barcelona pada musim 2028/2029. Klub Catalan tengah menyelesaikan proyek renovasi besar‑besaran di Camp Nou. Atap stadion dijadwalkan selesai pada tahun 2027, sementara kapasitas penuh diperkirakan tercapai pada awal musim 2028/2029. Seluruh proyek diperkirakan selesai pada awal 2028.
Dengan selesainya renovasi, Barcelona berencana menggelar penghormatan khusus untuk Messi di arena yang telah menjadi saksi ribuan momen bersejarahnya, mulai dari gol‑gol krusial hingga trofi domestik dan Eropa. Penghormatan ini diharapkan menjadi simbolik bagi para pendukung, menandai kembalinya sang legenda ke rumah lamanya setelah masa pensiun internasional.
Penutupan karier internasional Messi, dukungan emosional dari generasi muda seperti Yamal, serta rencana kepulangan ke Camp Nou menandai babak baru dalam warisan sepak bola yang terus berkembang.