AdaApa – 12 September 2026 | Gempa bumi magnitudo 5,9 yang mengguncang Kepulauan Seribu pada pukul 04.23 WIB menyebabkan seluruh Commuter Line Jabodetabek sempat dihentikan, namun pada pukul 06.00 semua jalur kembali normal setelah pemeriksaan menyeluruh.
Pemeriksaan Jalur KRL Setelah Gempa
Setelah gempa, tim KAI Commuter segera memeriksa seluruh fasilitas perkeretaapian untuk memastikan keamanan jalur. Pada pukul 04.25 WIB, perjalanan Commuter Line Jabodetabek dihentikan sementara.
Inspeksi jalur pascagempa di beberapa lintas selesai pada pukul 05.26 WIB dan 05.45 WIB. KAI Commuter Line mengumumkan bahwa layanan pada rute Bogor, Cikarang, Rangkasbitung, dan Tanjung Priok telah kembali beroperasi normal serta kini sedang menjalani proses penguraian kepadatan. Begitu juga lintas Tangerang, yang sudah beroperasi kembali setelah inspeksi.
Karina Amanda, yang menjabat sebagai Vice President Corporate Secretary PT Kereta Commuter Indonesia, menyampaikan bahwa layanan Commuter Line pulih sepenuhnya setelah tim melakukan inspeksi menyeluruh pada infrastruktur pascagempa. Pada pukul 06.00 WIB, seluruh layanan Commuter Line telah kembali normal dan kini berada dalam tahap penguraian kepadatan di masing‑masing lintas.
Karina Amanda juga meminta penumpang untuk tetap mematuhi petunjuk petugas selama proses penguraian kepadatan, serta menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi.
BMKG melaporkan bahwa gempa terjadi pada pukul 04.23 WIB, dengan magnitudo 5,9. BMKG mencatat pusat gempa berada pada koordinat 5.81° lintang selatan dan 106.56° bujur timur, berjarak sekitar 6 km tenggara Kepulauan Seribu, dengan kedalaman 376 km di bawah permukaan laut. BMKG menegaskan bahwa gempa ini tidak menimbulkan potensi tsunami, meskipun kemungkinan terjadi gempa susulan tetap ada.
Pihak BMKG menegaskan tidak ada ancaman tsunami dari gempa ini, walaupun masih berpotensi terjadi gempa susulan. KAI Commuter Line melakukan pemeriksaan jalur pascagempa mulai pukul 04.25 WIB, dengan pengecekan selesai pada pukul 05.26 WIB dan 05.45 WIB, lalu layanan kembali normal pada pukul 06.00 WIB. Karina Amanda, selaku Vice President Corporate Secretary PT Kereta Commuter Indonesia, menegaskan bahwa layanan Commuter Line telah kembali normal setelah inspeksi, sekaligus mengingatkan penumpang untuk mengikuti arahan petugas. KAI Commuter Line juga menegaskan pentingnya mengikuti petunjuk petugas selama proses penguraian kepadatan di lintas.