/**
 * base.css — reset dasar & elemen paling umum. Semua file CSS lain
 * bergantung ke sini (lihat dependency di inc/setup.php) supaya
 * token warna/font dari style.css sudah pasti tersedia lebih dulu.
 */
/* Reset box-sizing global. Sebelumnya border-box cuma di-set di
   <body>, jadi elemen lain yang punya width TETAP + padding (misal
   nanti ada yang nambah komponen baru) berisiko melebar lebih dari
   yang dimaksud dan bikin overflow horizontal di HP tanpa disadari.
   border-box di semua elemen adalah default yang jauh lebih aman
   untuk layout responsif. */
*,
*::before,
*::after {
  box-sizing: border-box;
}

html {
  height: 100%;
}

body {
  /* box-sizing: border-box WAJIB di sini — header.js nambahin
     padding-top ke body (buat kompensasi header yang position:fixed).
     Kalau box-sizing tetap content-box, padding itu numpuk DI ATAS
     100vh, jadi tinggi body = 100vh + tinggi header, dan footer
     kedorong ke bawah viewport (ketutupan taskbar/kelewatan layar).
     Dengan border-box, padding-top ikut dihitung DI DALAM 100vh. */
  box-sizing: border-box;
  min-height: 100%;
  min-height: 100vh;
  display: flex;
  flex-direction: column;
  background: var(--ja-bg);
  color: var(--ja-text);
  font-family: var(--ja-font-sans);
  transition: background 0.25s ease, color 0.25s ease;
}

/* Dorong footer supaya selalu nempel di bawah viewport walau
   konten halaman pendek (mis. kategori/hasil pencarian kosong,
   atau saat browser di-zoom out sehingga viewport "terasa" lebih
   tinggi dari tinggi konten). */
.ja-site-main {
  flex: 1 0 auto;
  padding-bottom: 48px;
}

.ja-site-footer {
  flex-shrink: 0;
}

a {
  color: inherit;
  text-decoration: none;
}

.ja-container {
  max-width: 1180px;
  margin: 0 auto;
  padding: 0 20px;
}

/* Dipakai front-page.php/category.php saat query
   kosong (belum ada artikel di kategori itu) */
.ja-homepage-empty {
  color: var(--ja-text-muted);
  font-size: 14px;
  padding: 24px 0;
}